SEKILAS INFO
: - Selasa, 30-11-2021
  • 2 bulan yang lalu / MTsN 2 PONTIANAK PERTAHANKAN PIALA  LOMBA CERDAS CERMAT PERMUSEUMAN
  • 5 bulan yang lalu / PENGUMUMAN PPDB TAHAP 2 JALUR REGULER MTs NEGERI 2 PONTIANAK TAHUN PELAJARAN 2021/2022
  • 5 bulan yang lalu / MTs NEGERI 2 PONTIANAK RAIH PRESTASI NASIONAL  AJANG OMNAS 10 ONLINE  EMERALD EDUCATION CENTER
Kamad Lakukan Supervisi Pembelajaran

Selasa, 911-2021

Supervisi merupakan salah satu kunci sukses sebuah lembaga pendidikan. Namun, kenyataan yang terjadi seringkali tidak terlaksana bahkan terabaikan, meskipun sudah bagian dari program kepala madrasah. Oleh karena itu, Kepala Madrasah MTs. Negeri 2 Pontianak memandang penting pelaksanaan supervisi pembelajaran dan ini sudah diprogramkan setiap tahun.

Tahun pelajaran 2021/2022 pelaksanaan supervisi baru dapat dilakukan pada bulan November 2021. Hal ini karena kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) baru dapat dilaksanakan pada   September 2021. Kemarin, 8-11-2021 kepala madrasah, Hj. Yuliana, S. Pd. M. Pd.  bersama dengan pengawas madrasah melaksanakan supervisi bersama terhadap guru. Guru yang disupervisi adalah guru mata pelajaran IPA, Nurrosmah, S. Pd.

Setelah pelaksanaan supervisi dilakukan diskusi antara guru, kepala madrasah , dan penawas. Diskusi dilakukan dalam rangka mengevaluasi serta memberikan masukan kepada guru terhadap proses pembelajaran yang dlakukan. Tidak hanya proses pembelajaran, persiapan pembelajaran yang dibuat guru juga merupakan hal penting dalam pembelajaran. Persiapan yang baik, dalam hal ini Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat guru akan berimplementasi baik pada proses dan hasil pembelajaran yang dilakukan guru.

Ketika dimintai keterangan kepala madrasah menjelaskan bahwa Supervisi pembelajaran dilakukan dalam rangka melakukan pembinaan. Supervisi tidak untuk mengetahui apalagi mencari kekurangan seorang guru. Supervisi yang dilakukan  merupakan bantuan profesional bagi guru, melalui sebuah perencanaan yang sistematis, pengamatan yang cermat, dan umpan balik yang objektif.  Dengan demikian umpan balik dapat digunakan guru memperbaiki kekurangan proses pembelajaran yang dilakukan.  Akhirnya, kegiatan supervisi bukan mencari kekurangan atau kesalahan namun mencari solusi bersama untuk meningkatkan mutu pembelajaran sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Aamiin. (Humas)

TINGGALKAN KOMENTAR

MTsN 2 Pontianak